Pemprov Jatim Bakal Pertajam Proyek Minapolitan di Perpres 80/2019 : Koordinasi Lokasi dengan Pemda

Pemprov Jatim Bakal Pertajam Proyek Minapolitan di Perpres 80/2019 : Koordinasi Lokasi dengan Pemda

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Salah satu sektor yang menjadi fokus Pemprov Jatim dalam Perpres No.80/2019 adalah pengembangan kawasan pesisir dengan konsep Minapolitan untuk meningkatkan produksi budidaya ikan dan ikan hasil tangkapan.

Setidaknya ada delapan proyek pengembangan kawasan minapolitan dengan total anggaran Rp 1,76 triliun yang masuk dalam Perpres No 80/2019 tersebut.

Namun begitu sampai saat ini kedelapan proyek tersebut masih perlu penajaman baik dari Feasibility Study (FS) maupun Detail Engineering Design (DED), sehingga pihaknya akan mengkomunikasikan dengan pemerintah kabupaten kota yang bersangkutan.

"Rencana kami segera berkordinasi kembali dengan pemerintah daerah terkait FS. Apakah daerah bisa membuat detail desainnya? Jika tidak maka akan dikerjakan Pemprov melalui PAK APBD 2020. Kemudian 2021 baru bisa dimulai FS dan DED-nya,” ucap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jatim Muhammad Gunawan Saleh, Kamis (23/1/2020).

Program ini ditempatkan di sejumlah kabupaten kota mulai dari Pasuruan, Lamongan, Trenggalek dan beberapa kabupaten kota lain.

Namun di Perpres no 80/2019, ada sejumlah proyek yang lokasinya belum detail disebutkan.

"Seperti disebutkan lokasinya di Gerbangkertasusila, Selingkar Wilis, atau juga di Selingkar Ijen, ini kita diskusikan ke Bappeda untuk mengetahui Pemerintah kabupaten atau kota mana yang mengusulkan," lanjutnya.

Sumber anggaran minapolitan, dijelaskan Gunawan ada yang berasal dari KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha) dan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

Selanjutnya, pelaksanaan proyek tersebut tidak hanya dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melainkan juga bisa dari Kementerian Pekerjaan Umum karena berkaitan erat dengan infrastruktur.

"Bisa saja dari PU, pengairan, misalnya di kawasan tambak ini butuh apa, misalnya jalan untuk mengangkut hasil produksi, atau saluran air," ucapnya.

Delapan Pengembangan Minapolitan yang masuk dalam Perpres No 80/2019 adalah

1. Pengembangan minapolitan kawasan prioritas Selingkar Wilis Rp 130 M
2. Pengembangan minapolitan kawasan Panggul – Ngadipuro – Prigi Rp 115 M
3. Pengembangan minapolitan kawasan Selingkar Ijen Rp 145 M
4. Pengembangan minapolitan kawasan BTS Rp 105 M
5. Penataan dan engembangan minapolitan kawasan Kabupaten Pasuruan Rp 75 M
6. Pengembangan minapolitan kawasan Madura dan Kepulauan Rp 728 M
7. Pengembangan minapolitan kawasan Gerbangkertasusila Rp 218 M
8. Pengembangan minapolitan Kabupaten Lamongan Rp 244 M










Artikel Terkait