Mutiara Bilqis, Generasi Milenial Yang Bisa Hidupkan UKM Dari Sampah

Mutiara Bilqis, Generasi Milenial Yang Bisa Hidupkan UKM Dari Sampah

Surabaya -- Rasa cinta terhadap lingkungan sepertinya masih sedikit dimiliki semua orang, apalagi anak-anak. Hal ini terlihat dari segelintir masyarakat yang masih membuang sampah bukan pada tempatnya. Sehingga masih membuat sampah menjadi polemik besar di Indonesia.

Namun, dari Surabaya, Jawa Timur, ada seorang anak yang sangat peduli terhadap lingkungan terutama dalam pengelolaan sampah. Mutiara Alyzza Bilqis namanya.

Ketika duduk di kelas 2 Sekolah Menengah Pertama, ia mendapatkan kepercayaan untuk bergabung dalam karang taruna dan mendapatkan amanat sebagai penggerak lingkungan. Dengan ide yang cemerlang, Bilqis menggalakan program melalui bank sampah yang ada di kampungnya.

Ide cemerlang tersebut ialah meminjamkan uang kepada masyarakat setempat untuk membuat UKM (Usaha Kecil dan Menengah) dengan cara membayar uang pinjaman dengan sampah.

Sampah yang di bayar oleh UKM dengan cara angsuran selama beberapa bulan, dengan sampah yang bisa didaur ulang kembali seperti botol, plastik dan masih banyak lagi.

"Ada program bank sampah di lingkungan rumah, saya berpikir untuk memutar uang hasil menjual sampah. Untuk itu membuat program dengan meminjamkan uang kepada masyarakat," katanya.

Lanjut Bilqis, ia menjelaskan beberapa UKM yang dijalankan masyarakat setempat seperti membuat makanan khas, belimbing wuluh, beer peletok, kunyit asem, kacang ijo, temulawak, dan jahe secang.

Semua hasil yang dibuat dijual di Central UKM Surabaya dan hasil yang dijual sangat memuaskan. Bahkan penghasilan dari UKM dalam satu bulan bisa mencapai Rp2-3 juta.

Saat ini sudah ada 12 UKM yang sukses dari peminjaman bank sampah yang di kelola Karang Taruna setempat yang dipimpin langsung oleh Bilqis. Kegiatan mulia ini menurutnya karena sangat besar peran orangtua untuk mendukung dalam kegiatan sosial ini.

"Orangtua sangat dukung, malah pernah bilang jangan mengharapkan materi, tetapi manfaat yang didapatkan untuk semua orang," lanjutnya.

Bilqis mengajak semua massyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan terutama masalah sampah. Karena efeknya sangat terasa untuk bumi.

"Ketika sudah melakukan kegiatan sosial jangan melihat imbalan, efek bisa dinikmati semua orang dan masa depan bumi ini," tutupnya. {Akurat}

Artikel Terkait